Dua mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) kembali menyumbangkan prestasi dengan membawa pulang dua medali emas pada ajang Kejurda (Kejuaraan Daerah) Tarung Bebas Indonesia (TBI) di Kabupaten Tuban pada 15 – 16 Februari 2025 lalu. Kedua mahasiswa tersebut ialah Vince Anggy Fadilla dan Denok Tri Wahyuni. Kejurda Tarung Bebas ini merupakan kompetisi yang memperebutkan Piala Bupati Tuban sekaligus menjadi ajang pemilihan atlet untuk persiapan Festival Olahraga Nasional (FORNAS) 2026 di Mataram, Nusa Tenggara Barat.
Vince Anggy Fadila, mahasiswa Ilmu Hukum semester 6 ini mengungkapkan rasa bahagianya atas prestasi teranyar yang ia raih. Vince bersama kawannya, Denok berhasil menyumbangkan medali emas bagi Kota Blitar serta turut mengharumkan nama UNISBA Blitar di kancah regional.
“Alhamdulilah saya vince Anggy Fadila kelas main (under 51) dan Denok Tri Wahyuni (under 57) berhasil menyumbangkan emas untuk Kota Blitar dan UNISBA Blitar khususnya,” katanya.
Mahasiswa yang pernah menyumbangkan medali perak untuk Indonesia pada ASEAN University Game 2024 lewat cabor Silat lalu merasa enjoy bertanding meskipun ia harus menyesuaikan teknik pertandingan Tarung Bebas yang sedikit berbeda dari cabor Silat yang ia kuasai. Meskipun demikian, dirinya mampu meraih Juara 1 setelah mengalahkan petarung asal tuan rumah, Kabupaten Tuban.
Sementara itu, Denok Tri Wahyuni, mahasiswa Ilmu Hukum semester 2 turut merasa bangga bisa membawa pulang sebuah medali untuk Kota Blitar setelah berhasil mengalahkan wakil dari Surabaya di final Kejurda. Denok yang sebelumnya diketahui sebagai atlet Wushu ini bercerita, karena belum adanya atlet pada cabor ini, mengharuskan atlet-atlet Wushu yang meraih juara pada Kejurprov 2024 lalu untuk bermain dalam Kejurda Tarung Bebas mewaiki Kota Blitar.
“Karena Tarung Bebas Indonesia-kan cabor baru khususnya di Kota Blitar, jadi belum ada atletnya dan permainannya ini hampir sama dengan wushu. Jadi yang menang di kejuaraan wushu kemarin menjadi pantauan pelatih dan langsung bermain menjadi perwakilan Kota Blitar di Kejurda ini,” paparnya.
Lebih lanjut, mahasiswa berhijab ini berharap agar nantinya dapat terpilih untuk bertanding dalam ajang FORNAS serta kembali membanggakan nama almamater dalam mencapai podium tertinggi.
