UNISBA Blitar Gaungkan Transformasi Digital Lewat Konferensi Internasional

UNISBA Blitar Gaungkan Transformasi Digital Lewat Konferensi Internasional

Universitas Islam Blitar (UNISBA) menyelenggarakan Konferensi Internasional bertajuk “On Multidisciplinary Studies Integrating Entrepreneurial Strategies and Digital Transformation” pada Sabtu (20/9/2025). Konferensi Internasional ini merupakan wadah akademik untuk membahas dampak transformasi digital dan strategi kewirausahaan dalam pengembangan pendidikan dan masyarakat di era global.

Ketua pelaksana, Hesty Puspita Sari, M.Pd menyampaikan bahwa konferensi ini diikuti oleh 112 peserta yang hadir secara luring dan daring dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Acara ini juga disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube resmi UNISBA Blitar.

Menurut Hesty, tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan zaman, terutama dalam menghadapi perubahan global yang begitu cepat. Ia menekankan pentingnya inovasi lintas disiplin sebagai kunci untuk merespons tantangan digital dan sosial secara berkelanjutan.

Konferensi ini menghadirkan lima narasumber dari berbagai negara, mereka adalah Dr. Supriyono, M.Ed. (Universitas Islam Blitar, Indonesia), Prof. Madya Dr. Azza Jauhar Ahmad Tajuddin (Universiti Malaysia Terengganu, Malaysia), Dr. Supot Rattanapun (Rajamangala University, Thailand), Dr. Kirti Dang-Longani (AKEMI Business School Pune, India), dan Dr. Ali Umar Muhammad (Northwest University, Nigeria).

Foto: Salah satu pemateri , Prof. Madya Dr. Azza Jauhar Ahmad Tajuddin dari Universiti Malaysia Terengganu saa memaparkan materi
Foto: Salah satu pemateri , Prof. Madya Dr. Azza Jauhar Ahmad Tajuddin dari Universiti Malaysia Terengganu saat memaparkan materi

Rektor UNISBA Blitar, Dr. Soebiantoro, M.Si. dalam sambutannya menekankan bahwa kewirausahaan dan transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam menghadapi kompetisi global. Ia berharap konferensi ini dapat memperkuat kolaborasi internasional dalam menciptakan solusi pendidikan yang inklusif, inovatif, dan kompetitif, tanpa mengabaikan nilai dan identitas.

“Semoga dengan adanya forum ini kita semakin terdorong untuk membangun sistem pendidikan yang inklusif, inovatif, dan kompetitif secara global, namun tetap berlandaskan pada nilai dan identitas,” ujarnya.

Harapan serupa juga disampaikan oleh Ketua Yayasan Bina Citra Anak Bangsa, H. Hidayaturrahman, S.E., M.M, ia menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan konferensi ini dan berharap kegiatan semacam ini mampu menghasilkan karya yang nyata dan bermanfaat.

“Semoga melalui kegiatan pagi hari ini kita bisa menghasilkan sebuah karya yang benar-benar berdampak dan memberikan manfaat bagi kita semua,” ungkapnya.

Konferensi ini menjadi bukti komitmen UNISBA dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan yang kolaboratif dan adaptif terhadap perubahan zaman, serta berkontribusi aktif dalam membangun masa depan pendidikan dan kewirausahaan yang berdaya saing global.