Dalam rangka mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) Tahun 2025, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) menggelar pembekalan peserta KKN pada Rabu (25/6/2025). Kegiatan yang dilaksankan melalui virtual Zoom ini turut diikuti oleh Rektor UNISBA Blitar, Dr. Soebiantoro, M,Si, Kepala LPPM sekaligus Ketua Pelaksana KKN, Dr. Denok Wahyudi Setyo Rahayu, S.T.,M.M, Dosen Pembimbing Lapang (DPL) tiap kelompok, serta mahasiswa peserta KKN itu sendiri.
KKN 2025 ini nantinya akan dilaksanakan selama satu bulan terhitung mulai Senin (14/7/2025) hingga Kamis (14/8/2025) dengan diikuti sebanyak 716 mahasiswa yang berasal dari 18 program studi. Adapun tema pada pelaksanaan KKN ini ialah “Penerapan Jiwa Wirausaha dalam Mendukung Koperasi Merah Putih Berlandaskan Nilai-Nilai Islami”.
Tema tersebut mencerminkan cita-cita UNISBA Blitar untuk mencetak lulusan yang profesional dan berkompeten. Seperti halnya disampaikan oleh Kepala LPPM UNISBA Blitar, tema tersebut juga menjadi harapan bagi mahasiswa untuk memiliki jiwa wirausaha yang tangguh, berakhlak, dan mampu memberdayakan masyarakat melalui koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan. Menurutnya, KKN bukan hanya sekedar kegiatan formal semata, tetapi juga sebagai momentum untuk membumikan ilmu, membangun empati, dan melatih kepemimpinan sosial.
“Jadi melalui KKN ini manfaatkan waktu kalian untuk menggali potensi lokal yang ada, dampingi juga para pelaku UMKM untuk memiliki sertifikasi halal, buat program kerja yang mendorong urban farming, serta perkuat koperasi kelurahan yang berbasis kebangsaan dan nilai-nilai Islami,” pesannya kepada mahasiswa peserta KKN 2025.
Sementara itu, Rektor UNISBA Blitar, Soebiantoro ikut berpesan kepada mahasiswa peserta KKN supaya dapat menjaga nama baik dan menjunjung tinggi disiplin serta sopan santun dalam bersikap di tengah masyarkat. Dirinya mengajak untuk senantiasa mengawal kegiatan KKN ini agar tertib, aman, serta membawa dampak positif bagi masyarakat.
“Marilah kita kawal bersama kegiatan KKN ini agar tetap tertib, aman, dan membawa dampak nyata bagi masyarakat dan institusi,” paparnya.
