Persiapan KKN Telah Dimulai, Pembekalan Jadi Langkah Awal Pengabdian Mahasiswa

KKN UNISBA Blitar

Persiapan pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 resmi dimulai melalui kegiatan pembekalan yang diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) pada Selasa (23/6/2026). Kegiatan ini diikuti oleh 724 mahasiswa dari seluruh program studi sebagai bekal awal sebelum diterjunkan ke lokasi pengabdian.

Mengusung tema “Peningkatan Produktivitas Jiwa Wirausaha Berkolaborasi dengan Budaya Lokal Berlandaskan Nilai-Nilai Islami,” pembekalan KKN menjadi langkah awal dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu melaksanakan pengabdian kepada masyarakat secara optimal. Pelaksanaan KKN Tahun 2026 akan dipusatkan di Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, dengan mahasiswa ditempatkan dan disebar ke 12 desa/kelurahan di wilayah tersebut guna menjalankan berbagai program pengabdian kepada masyarakat sesuai dengan potensi dan kebutuhan masing-masing wilayah

Dalam sambutannya, Rektor UNISBA Blitar Dr. Soebiantoro, M.Si menegaskan bahwa KKN merupakan implementasi nyata dari pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di tengah masyarakat.

“Kuliah Kerja Nyata bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi merupakan kesempatan bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengasah kepedulian sosial, serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Jadilah mahasiswa yang mampu membawa nama baik UNISBA Blitar melalui sikap, etika, dan karya yang bermanfaat,” lanjut Rektor.

Selain itu, melalui kesempatan ini Rektor juga berpesan agar seluruh peserta menjaga integritas, menjunjung tinggi nilai-nilai Islami, serta mampu membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa dan masyarakat selama pelaksanaan KKN.

“Saya berharap seluruh mahasiswa mampu menjadi teladan di lokasi KKN, menjaga sopan santun, menghormati budaya lokal, serta menjadikan setiap tantangan di lapangan sebagai proses pembelajaran untuk menjadi lulusan yang unggul dan berkarakter,” tambahnya.

Sementara itu, LPPM UNISBA Blitar, Dr. Denok Wahyudi Setyo Rahayu, S.T.,M.M menjelaskan bahwa pembekalan merupakan tahapan yang sangat penting untuk memastikan mahasiswa memahami seluruh mekanisme pelaksanaan KKN sebelum diterjunkan ke lapangan. Ia juga mengingatkan kepada seluruh mahasiswa agar mampu bekerja sama dalam tim dan menjaga profesionalisme selama menjalankan pengabdian.

“Bangun komunikasi yang baik dengan dosen pembimbing lapangan, pemerintah desa, dan masyarakat. KKN akan menjadi pengalaman yang sangat berharga apabila dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, semangat kolaborasi, serta keikhlasan dalam mengabdi,” pungkasnya.

Pembekalan ini merupakan tahapan penting untuk memberikan pemahaman kepada mahasiswa mengenai tujuan, mekanisme pelaksanaan, serta peran yang harus dijalankan selama berada di tengah masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membekali peserta dengan wawasan tentang etika pengabdian, penyusunan program kerja, hingga strategi membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat dan pemerintah setempat.