Mahasiswa Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat provinsi. Dua mahasiswi Ilmu Hukum, Denok Tri Wahyuni dan Vince Anggy Fadila, sukses menyabet medali emas di kelas berbeda dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) IBCA MMA (Indonesian Boxing & Combat Association Mixed Martial Arts) Jawa Timur Sirkuit Tahun 2026 yang diselenggarakan di Sidoarjo pada Kamis (22/01/2026) hingga Minggu (25/01/2026).
Ajang lomba tersebut diikuti 428 atlet dari 20 kabupaten dan kota se-Jawa Timur. Kejurprov IBCA MMA Jatim tidak hanya menjadi arena adu kemampuan, tetapi juga bagian penting dari mata rantai pelatihan dan seleksi atlet menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) Bela Diri 2026 di Manado, Sulawesi Utara.
Kemenangan Dramatis di Tengah Cedera
Denok Tri Wahyuni, mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar), tampil perkasa di kelas senior stand fight 56,7 kilogram putri. Dalam pertandingan tersebut, Denok harus berjuang ekstra karena bertanding dengan kondisi kaki kanan yang belum pulih sepenuhnya akibat cedera.
Sejak babak awal hingga partai final, Denok menghadapi lawan-lawan dengan intensitas tinggi yang menuntut kesiapan fisik, strategi, dan mental yang matang. Pada partai puncak, pertandingan berlangsung sengit, namun Denok mampu menjaga fokus serta menyesuaikan strategi permainan hingga laga berakhir.
“Pertandingan final sangat sengit. Saya berusaha tetap tenang, percaya pada latihan yang sudah saya jalani, dan menjalankan strategi dengan disiplin hingga pertandingan berakhir,” ujar Denok.
Debut Manis Vince Anggy Fadila
Kesuksesan serupa diraih oleh Vince Anggy Fadila, mahasiswi Program Studi Ilmu Hukum Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar), di kelas senior stand fight 52,2 kilogram putri. Meski baru pertama kali mencicipi panggung IBCA MMA, Vince mampu menaklukkan rasa gugup serta menghadapi lawan-lawan yang telah berpengalaman.
Kemenangan tersebut sekaligus mengamankan tiket menuju PON Bela Diri 2026 yang direncanakan berlangsung pada Juni mendatang, mengingat kejuaraan ini juga menjadi ajang seleksi atlet menuju kompetisi nasional.
“Ini pertandingan pertama saya, tentu ada rasa gugup. Apalagi dengan riwayat cedera, saya harus lebih hati-hati mengatur ritme di arena. Alhamdulillah, hasilnya sesuai target,” ungkap Vince.
Pencapaian dua atlet tersebut menambah deretan prestasi mahasiswa UNISBA Blitar di bidang nonakademik serta menunjukkan komitmen kampus dalam pembinaan atlet mahasiswa dan pengembangan prestasi olahraga di tingkat provinsi hingga nasional.
