FGD Stakeholder, UNISBA Blitar Siapkan Kurikulum OBE Berbasis Kebutuhan Industri

FGD Stakeholder, UNISBA Blitar Siapkan Kurikulum OBE Berbasis Kebutuhan Industri

Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) mengambil langkah konkret untuk Penyelarasan Kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE) melalui Forum Group Discussion (FGD) bersama Stakeholder pada Kamis (15/01/2026) yang bertempat di Aula Terbuka. Kegiatan ini turut diikuti sebanyak 143 undangan yang berasal dari unsur Dunia Usaha/Dunia Industri (Du/Di), instansi pemerintah, KPU, hingga alumni. Turut hadir dalam kegiatan ini, Rektor UNISBA Blitar, Dr. Soebiantoro, M.Si, jajaran Wakil Rektor, Dekan dan Kaprodi di lingkungan kampus.

Dalam sambutannya, Rektor UNISBA Blitar menegaskan bahwa sebagai perguruan tinggi Islam, UNISBA Blitar memiliki tanggung jawab lebih dari sekadar mencetak lulusan yang unggul secara akademik. UNISBA Blitar diamanahi untuk melahirkan insan akademik yang berilmu, berakhlak mulia, serta memberi manfaat bagi umat dan bangsa, sejalan dengan nilai Islam khairunnas anfa’uhum linnas.

FGD Stakeholder, UNISBA Blitar Siapkan Kurikulum OBE Berbasis Kebutuhan Industri
Foto: Rektor UNISBA Blitar, Dr. Soebiantoro, M.Si saat memberikan sambutan

Menurut Pak Bin, sapaan akrabnya, pengembangan kurikulum berbasis OBE bukan hanya sebatas pemenuhan regulasi atau tren pendidikan tinggi, melainkan sebagai upaya serius untuk memastikan lulusan UNISBA Blitar memiliki capaian pembelajaran yang nyata, terukur, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat serta dunia kerja.

Lebih lanjut, Pak Bin menyampaikan bahwa, UNISBA Blitar meneguhkan diri sebagai The Real Entrepreneurial University. Menurutnya, ini bukan sekadar slogan semata, melainkan arah kebijakan institusional. Hal ini diwujudkan melalui perumusan langkah strategis berupa penyatuan dan penguatan mata kuliah kewirausahaan menjadi program berjenjang selama lima semester.

“Dalam konteks inilah, UNISBA Blitar berusaha meneguhkan diri sebagai The Entrepreneurial University. Bukan sekadar slogan, tetapi sebagai arah kebijakan institusional. Kita ingin membangun ekosistem pendidikan yang melahirkan sarjana pencipta lapangan kerja, bukan hanya pencari kerja,” jelasnya.

Sementara itu, H. Hidayaturrahman, S.E.,M.M selaku perwakilan Du/Di dari PT Jatinom Indah Grup mengungkapkan bahwa selama ini dunia industri masih kerap menghadapi kendala karena kompetensi lulusan belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan pasar, sehingga perusahaan harus melakukan pelatihan ulang. Melalui penerapan kurikulum berbasis OBE, diharapkan lulusan telah memiliki kompetensi yang relevan dan siap bekerja sejak hari pertama.

FGD Stakeholder, UNISBA Blitar Siapkan Kurikulum OBE Berbasis Kebutuhan Industri
Foto: Direktur PT Jatinom indah Grup, H. Hidayaturrahman, S.E.,M.M menyampaikan sambutan pada FGD Kurikulum OBE di UNISBA Blitar

Dirinya optimistis bahwa melalui pelibatan aktif mitra industri dalam penyusunan kurikulum, UNISBA Blitar mampu melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan lapangan usaha yang berdaya saing.