Mahasiswa UNISBA Blitar Amankan Empat Medali di Ajang UIN Satu Cup IV

Mahasiswa UNISBA Blitar Amankan Empat Medali di Ajang UIN Satu Cup IV

Bersaing ketat dengan 476 pesilat dari berbagai penjuru daerah dan perguruan tinggi se-Indonesia, atlet pencak silat Universitas Islam Blitar (UNISBA Blitar) sukses memborong podium juara. Sebanyak empat medali berhasil dibawa pulang dari ajang bergengsi Kejuaraan Nasional SH Terate UIN Satu Cup IV yang berlangsung pada Selasa (18/8/2026) hingga Jumat (21/8/2026). Turnamen bergengsi ini digelar di Gedung K.H. Arief Mustaqiem Lantai 6, UIN Sayyid Ali Rahmatullah, Tulungagung.

Pada kejuaraan tersebut, Yuni Dwi Saputri mahasiswa Prodi Ilmu Hukum berhasil meraih Juara 1 dengan mengantongi Medali Emas di Kelas F Dewasa. Sementara tiga medali perunggu masing-masing disumbangkan oleh Delizea Lumen Cristy mahasiswa prodi Agroteknologi melalui Kelas E Dewasa, Syadivatul Fitria prodi PGSD di Kelas D Dewasa, dan Frizy Erlangga Orntario Prodi PPKn di Kelas B Dewasa.

Salah satu atlet peraih medali perunggu, Delizea Lumen Cristy, membagikan perjuangannya selama kejuaraan. Berbekal latihan fisik yang disiplin hingga larut malam di sela kesibukan kuliah dan pengabdian, Lumen melaju mulus dari babak penyisihan hingga perempat final, sebelum akhirnya langkahnya terhenti di babak semifinal saat menghadapi atlet Trenggalek.

“Saya sangat bersyukur atas perolehan medali perunggu ini, meski tentu belum puas karena masih banyak target tinggi yang ingin saya capai. Keberhasilan ini tidak lepas dari peran pelatih, rekan pendamping, serta dukungan penuh kampus UNISBA Blitar yang selalu mewadahi mahasiswanya untuk berprestasi,” ungkap mahasiswa prodi Agroteknologi tersebut.

Mengenai langkah ke depan, Lumen menargetkan medali emas pada gelaran Kejurprov dan Porprov mendatang. Ia menegaskan pentingnya berani keluar dari zona nyaman untuk mencapai impian.

“Hidup harus dipertaruhkan, jangan mau terus berada di zona nyaman. Pesan saya untuk teman-teman mahasiswa, jangan takut mencoba dan jangan pernah lelah. Jika gagal, ulangi lagi, karena kegagalan adalah batu loncatan menuju kesuksesan,” pungkasnya dengan penuh motivasi.

Keberhasilan kontingen pencak silat ini semakin menegaskan komitmen UNISBA Blitar dalam mendukung pengembangan minat dan bakat mahasiswa guna mencetak generasi unggul, baik di bidang akademik maupun non-akademik.