Langkah konkret dalam menggerakkan roda pengabdian dan hilirisasi ilmu pengetahuan diwujudkan secara nyata oleh civitas akademika Universitas Islam Blitar (UNISBA Blitar). Bertempat di Aula Terbuka kampus pada Sabtu (18/07/2026) upacara Pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun 2026 sukses digelar secara khidmat. Momentum strategis ini tidak hanya sekadar seremonial pelepasan akademik, melainkan juga disahkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) kemitraan antara pihak universitas dengan Pemerintah Kecamatan Sanankulon guna mengawal akselerasi pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Program pengabdian masyarakat tahunan ini dihadiri langsung oleh Rektor UNISBA Blitar, Dr. H. Soebiantoro, M.Si., bersama jajaran Wakil Rektor, di antaranya Wakil Rektor I, Ir. Tri Kurniastuti, M.MA, Wakil Rektor II, Dr. Muh. Zainul Ichwan, S.H., M.H, dan Wakil Rektor III, Dr. Supriyono, M.Ed. Turut hadir menyaksikan komitmen bersama ini, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso, S.STP., M.Si, jajaran Forkopimcam Sanankulon, Kapolsek, Danramil, serta 12 Kepala Desa se-Kecamatan Sanankulon.
Dalam laporan resminya, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNISBA Blitar, Dr. Denok Wahyudi S.R., ST., MM memaparkan bahwa program KKN periode ini mengusung tema besar “Peningkatan Produktivitas Jiwa Wirausaha Berkolaborasi dengan Budaya Lokal Berlandaskan Nilai-Nilai Islami”. Tema tersebut secara cermat dirancang berdasarkan karakteristik geografis dan ekonomi Kecamatan Sanankulon yang menjadi wilayah penyangga subur dengan dominasi sektor pertanian, perdagangan, serta geliat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Melalui skema KKN ini, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama mahasiswa akan diterjunkan langsung untuk memetakan akar masalah, membedah potensi, dan mentransfer inovasi solutif di tengah dinamika masyarakat,” urai Dr. Denok dalam laporannya.
Fokus utama gerakan mahasiswa terletak pada pendampingan manajerial, digitalisasi pemasaran pelaku usaha kreatif, serta penguatan identitas produk yang berbasis pada nilai gotong-royong budaya lokal dan koridor etika Islami.
Ratusan agen perubahan ini terdiri atas program reguler (702 mahasiswa) dan program konversi (22 mahasiswa) yang berasal dari 7 fakultas di lingkungan UNISBA Blitar. Adapun rincian persebaran kekuatan akademik tersebut meliputi Fakultas Ekonomi sebanyak 218 personel, FISIP 156 personel, Fakultas Teknik dan Informatika 146 personel, FKIP 76 personel, Fakultas Pertanian dan Peternakan 51 personel, Fakultas Hukum 50 personel, serta Fakultas Agama Islam sebanyak 27 personel. Seluruh delegasi mahasiswa ini dijadwalkan mengabdi secara penuh di 12 desa se-Kecamatan Sanankulon terhitung mulai Senin (20/07/2026) hingga Kamis (20/08/2026).

Sinergi lintas sektor ini disambut dengan penuh optimisme dan tangan terbuka oleh Camat Sanankulon, Gugup Putra Waluya, S.T., M.M. Ia menekankan bahwa karakteristik wilayahnya unik karena berbatasan langsung dengan area perkotaan, membawa tantangan sosial yang tinggi, namun memiliki modal budaya yang kaya.
“Kami menerima kehadiran 724 mahasiswa UNISBA Blitar dengan lapang dada. Ini adalah bagian dari puncak tujuan KKN, di mana adik-adik mahasiswa akan belajar bagaimana nyawiji (menyatu) dengan masyarakat dan mematik energi warga supaya bisa berkarya lebih baik. Ingatlah bahwa puncak dari segala ilmu adalah adab. Kami berharap kita bisa saling asah, asuh, dan asih dalam berkolaborasi bersama, karena cerminan wajah UNISBA akan terpancar di wilayah kami selama satu bulan ke depan,” tegas Gugup dalam sambutannya.
Apresiasi senada juga datang dari Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Kepala Kesbangpol, Suhendro Winarso, S.STP., M.Si. Pihaknya menggarisbawahi pentingnya pola simbiosis mutualisme antara akademisi dan pemerintah daerah. Kehadiran mahasiswa dinilai krusial untuk melakukan lompatan digitalisasi bagi UMKM desa. Sementara bagi pemerintah daerah, hasil riset lapangan mahasiswa dan dosen kelak akan diadopsi sebagai basis data ilmiah dalam menyusun kebijakan publik.
Sebelum melepas mahasiswa secara resmi, Rektor UNISBA Blitar, Dr. H. Soebiantoro, M.Si., menitipkan pesan mendalam yang menyitir nasihat ulama besar Imam Al-Ghazali mengenai hakikat ilmu yang wajib melahirkan amal bermanfaat.
“KKN adalah laboratorium kehidupan nyata. Datanglah ke desa-desa dengan kerendahan hati untuk membaur dan belajar bersama masyarakat, bukan dengan kesombongan akademis. Pancarkan cerminan wajah UNISBA Blitar yang berilmu, berakhlak mulia, inovatif, serta teguh memegang nilai-nilai Islami. Jagalah nama baik almamater ini di setiap langkah pengabdian kalian,” tutur Rektor penuh wibawa.
Upacara ditutup secara simbolis dengan pembukaan oleh Rektor, disusul penandatanganan berkas Memorandum of Understanding (MoU) oleh Kepala LPPM UNISBA Blitar dan Camat Sanankulon untuk menandai awal kolaborasi erat jangka panjang.
