UNISBA Blitar Tambah Amunisi Akademik, Dua Dosen Resmi Sandang Gelar Doktor

UNISBA Blitar Tambah Amunisi Akademik, Dua Dosen Resmi Sandang Gelar Doktor

Universitas Islam Balitar (UNISBA Blitar) menambah dua doktor baru dibidang Ilmu Biologi dan Politik Hukum melalui dua tenaga pendidiknya. Mereka adalah Dr. Dwi Kameluh Agustina, S.Si.,M.Pd yang baru menamatkan studi doktoral di Universitas Brawijaya dan Dr. Abdul Hakam Sholahuddin, M.H yang juga baru menyelesaikan program doktoral di Universitas Islam Negeri Sayyid Ali Rahmatullah. Keberhasilan dua dosen ini menambah daftar panjang tenaga pendidik di lingkungan UNISBA Blitar yang berhasil merampungkan studi S3.

Dr. Dwi Kameluh Agustina, S.Si., M.Pd., dosen Program Studi Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), menyampaikan bahwa ia telah berhasil meraih gelar Doktor dalam bidang Ilmu Biologi. Gelar tersebut diperoleh setelah berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Komunitas Lalat Buah pada Lahan Cabai Merah (Capsicum annuum) dan Tomat (Solanum lycopersicum) di Kota Batu sebagai Pengembangan Booklet Pengetahuan Lalat Buah Berbasis Citizen Science” dalam Ujian Akhir Disertasi yang dilaksanakan pada Senin (14/7/2025).

Kameluh mengungkapkan, alasan dibalik pengambilan judul ini sebagai topik disertasinya. Menurutnya, masih banyak yang belum memahami siklus hidup lalat buah atau yang kerap dikenal sebagai hama tanaman produktif, pada tanaman cabai merah dan tomat. Ia melanjutkan, penelitian ini penting dilakukan selain untuk mengetahui seberapa besar dampak lalat buah terhadap tanaman juga untuk mengetahui sejauh mana kerusakan yang ditimbulkan, sehingga bisa diambil langkah-langkah penanganan yang tepat.

Sementara itu, Dr. Abdul Hakam Sholahuddin, M.H meraih gelar doktor di bidang Politik Hukum melalui disertasinya yang berjudul “Integritas Pemilihan Umum Berbasis Jurnalisme Profetik” dalam Ujian Terbuka Promosi Doktor di UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung pada Minggu (24/7/2025). Dosen Prodi Ilmu Hukum ini menyampaikan, pengalamannya ketika bekerja sebagai jurnalis di salah satu media di Tulungagung menjadi salah satu faktor yang mendorongnya memilih judul ini.

Abdul Hakam  mengungkakan jurnalisme profetik dianggap sebagai bentuk jurnalisme yang tidak hanya sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dan etika. Ia menambahkan, jurnalisme ini mengutamakan nilai-nilai kenabian seperti kejujuran (Siddiq), tanggung jawab (Amanah), menyampaikan pesan dengan benar (Tabligh), dan kebijaksanaan (Fathonah) sebagai prinsip utama dalam praktik jurnalistik.

Lebih lanjut, dirinya mengharapkan, melalui pencapaian yang ia raih ini mampu meningkatkan kapasitas keilmuan di lingkungan UNISBA Blitar serta membangkitkan semangat tenaga pengajar lain untuk melanjutkan pendidikan doktoral.

“Tentunya saya berharap bisa lebih mengembangkan keilmuan di UNISBA Blitar serta menjadi penyemangat bagi tenaga pengajar yang lain untuk meningkatkan pendidikan dalam menempuh studi doktor,” pungkasnya.