Lawan Covid-19, Unisba dan IDI Bagikan 15.000 Masker Gratis di 21 Kelurahan se Kota Blitar

Membantu pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar terus melakukan gerakan sosial turun langsung ke masyarakat.

Bersinergi dengan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Blitar, Unisba membagikan 15.000 masker gratis kepada warga terdampak Covid-19 di 21 kelurahan se Kota Blitar. 15.000 masker itu mulai didistribusikan pada Senin (18/5/2020).

Pendistribusian ditandai dengan pelepasan oleh Rektor Unisba Blitar Soebiantoro didampingi Ketua Satgas Covid-19 Unisba drh Edya Moelya, Sekretaris IDI Kota Blitar dr Herlin Ratnawati, BEM Unisba dan sejumlah mahasiswa dari Unisba.

Setelah pelepasan, belasan ribu masker ini langsung didistribusikan kepada penerima manfaat oleh para mahasiswa.

Untuk teknisnya, mahasiswa berkoordinasi dengan masing-masing pemerintah kelurahan di wilayah Kota Blitar.

Selain kelurahan, masker juga didistribusikan ke Rusunawa Kota Blitar dan pasar tradisional.

Pendistribusian dilaksanakan dengan memperhatikan protokol kesehatan.

Dalam arahannya saat upacara pelepasan, Rektor Unisba Blitar Soebiantoro mengatakan bahwa masker yang dibagikan ini ialah masker kain.

Aksi sosial ini merupakan gerakan membantu pemerintah menangani pandemi Covid-19.

“Aksi sosial seperti ini terus menerus kami lakukan hingga pandemi Covid-19 berakhir. Kegiatan ini merupakan sumbangsih kami Unisba dan IDI untuk masyarakat Kota Blitar,” ungkap Soebiantoro.

Rektor berpesan kepada mahasiswa yang turun langsung menyerahkan bantuan ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.

Edukasi yang diberikan yakni agar masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan, physical distancing dan sosial distancing sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19.

“Terlebih saat ini muncul tagar #indonesiaterserah, oleh sebab itu sosialisasi ke masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan harus diperkuat. Sosialisasi memakai masker khususnya harus terus disampaikan ke masyarakat. Dalam edukasi ini kita harus turut serta, membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19,” tegas mantan Sekda Pemkab Blitar.

Rektor menargetkan donasi 15.000 masker ini bisa benar-benat tepat sasaran.

Dengan gerakan ini ditargetkan pula seluruh warga Kota Blitar tidak ada yang tidak memakai masker.

“Target kami seluruh warga Kota Blitar Bumi Bung Karno memakai masker. Adapun untuk sasaran kita pilih warga yang kurang beruntung di 21 kelurahan dan 3 kecamatan. Sasaran kami juga di Rusunawa dan pasar tradisional,” tandas rektor.

Sementara itu dr Herlin Ratnawati selaku Sekretaris IDI Kota Blitar di kesempatan ini menyampaikan bahwa IDI dan Unisba Blitar memiliki visi dan misi sama, yakni meredam penyebaran Covid-19.

Dia juga menyatakan, gerakan sosial pencegahan ini menjadi momentum penting karena penyebaran Covid-19 di Kota Blitar hingga saat ini tidak signifikan.

“Hingga saat ini tercatat pasien positif Covid-19 di Kota Blitar ini baru 2 dan semuanya kasus-kasus transfer dari luar daerah. Jadi bisa dikatakan transmisi lokal di Kota Blitar ini belum ada. Dan momen ini menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga, kalau kondisi ini bisa dipertahankan maka untuk Jawa Timur ini Kota Blitar bisa menjadi juaranya,” paparnya,

Lebih lanjut Herlin memuji kiprah civitas academica dan para mahasiswa dari Unisba Blitar yang mau turun langsung membantu pencegahan Covid-19 dengan membagikan donasi masker.

“Kami terima kasih kepada civitas academica dan mahasiswa Unisba yang mau memasyarakatkan pola hidup bersih dan sehat yang merupakan penangkal dari penularan Covid-19. Ini harapan kita semua, semoga warga Kota Blitar tidak ada yang terjangkit Covid-19 dan Kota Blitar terbebas dari Covid-19,” tandas dr Herlin.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *