UNIVERSITAS ISLAM BALITAR
BERITA
Dorong Kemajuan Ekonomi Pesantren, APIK dan Unisba Blitar Gelar Semiloka
2018-12-04



Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK) dan Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, menggelar Semiloka Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Pesantren, Rabu (14/11/2018), di Kampus I Unisba, Jalan Mojopahit, Kota Blitar.

Kegiatan ini digelar untuk mendukung kemandirian ekonomi di lingkungan pesantren.

Acara yang dihelat di Kampus I Unisba, Jalan Mojopahit, Kota Blitar, menghadirkan beberapa narasumber. Masing-masing Dr KH Reza Ahmad Zahid (Wakil Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Timur), KH Muzakki (Pesantren Tebu Ireng Jombang), Dr.H Supriyono, M.Ed (Wakil Rektor I Unisba Blitar) dan Zaenul Ichwan (Wakil Rektor IV Unisba Blitar).

Ketua APIK, KH Mansyur Sodiq, dalam sambutannya mengatakan kegiatan ini digelar dalam rangka tasyakuran satu APIK.

Diharapkan semiloka yang digelar ini memberikan manfaat untuk umat.
“Kita berharap semoga dengan tasyakuran satu tahun APIK ini, kedepan APIK bisa berkembang lebih besar, lebih berkah dan lebih maju. Dengan doa restu Kiai dan dukungan dari seluruh kalangan yang ada di Jawa Timur,” ucap Mansyur Sodiq.

Dikatakan, visi yang diusung oleh APIK ini sebenarnya sangat sederhana. Yakni terwujudnya persaudaraan dan ekonomi berjamaah pesantren Indonesia. Diharapkan pula lewat APIK ini antar pesantren bisa saling membantu.

“Persaudaraan yang dimaksud disini adalah bagaimana antar pesantren itu bisa saling mengenal. Meskipun di tengah kesibukan yang sangat padat di dunia pengajian dan pendidikan.
Harapan kami lewat APIK ini antar pesantren bisa saling kenal. Dan kemudian dapat saling membantu. Bila ada pesantren yang mengalami kesulitan pesantren lain bisa saling membantu. Seperti bila salah satu pesantren dapurnya ada yang rusak kita bisa bantu bersama-sama,” katanya.

Lanjut dijelaskan, misi APIK adalah pendidikan di pesantren ini bisa terbangun secara lebih berkualitas.
APIK juga memiliki misi membangkitan ekonomi kreatif di kalangan pesantren.
“Kita ingin membangun jaringan perekonomian berbasis pesantren. Insyaalah kita yang hanya bisa menjadi konsumen. Dengan kerjasama yang baik kita bisa menjadi produsen. Ini harapan kita bersama.

Dan dengan semiloka, sambung dia, pihaknya ingin mengevaluasi dan mengoreksi program-program yang diusung APIK. Serta mencari saran dan masukan untuk kemajuan APIK kedepan. Sehingga ekonomi kreatif yang dicita-citakan APIK bisa benar-benar terwujud.

“Saran dan masukan-masukan akan kami bukukan, untuk kemajuan APIK kedepan, memajukan pesantren dan menyiapkan generasi muslim yang berkualitas,” tandasnya.

Sementara Wakil Rektor I Unisba Blitar, Dr.H Supriyono, M.Ed, selaku salah satu narasumber, mengatakan dalam kegiatan ini APIK dan Unisba Blitar memformulasikan ekonomi kreatif pesantren.

Guna mendorong masyarakat pesantren semakin aktif dan berkembang di ranah ekonomi kreatif.

“Ekonomi kreatif sudah banyak dikembangkan di oleh pesantren. Ekonomi kreatif di luar negeri sudah dimulai 20 tahun lalu. Dan kemajuan ekonomi kreatif di Negara kita harus terus menerus didorong, agar masyarakat Indonesia tidak terus menerus menjadi konsumen. Kita harus menjadi produsen.

Oleh karena itu, seluruh kekayaan intelektual yang ada di pesantren akan terus kita gerakkan menjadi sebuah aktifitas ekonomi.
Aktivitas ekonomi ini akan kita gerakkan menjadi industry kreatif,” jelasnya.

Diharapkan dengan menggerakkan industry kreatif membuat pesantren bisa memunculkan wirausaha-wirausaha yang melayani kebutuhan pesantren, masyarakat dan ekspor.

Guna mendorong kemajuan industry kreatif, APIK bersama Unisba Blitar telah menjalankan beberapa kerjasama.
Di antaranya dengan Bengkel Bumi, Astra Internasional, dan beberpa kerjasama di bidang pertanian
gateway
 GATEWAY
Ingin mengetahui lebih dalam tentang Universitas Islam Balitar?
  • Pendaftaran Online
  • Direktori Dosen
  • Direktori Staff
  • Mahasiswa
  • Alumni
  • Orang Tua
  • Pengunjung
  • Downloads
NEWS
Unisba Blitar Gelar Yudisium, Rektor Berharap Lulusan Punya Mimpi Besar Bangun Negara
2018-12-05

Peserta yang mengikuti prosesi yudisium sebanyak 425 orang dari 8 fakultas. Masing-masing Fakultas Teknik 18 orang, Fakultas Pertanian 26 orang, Fakultas Peternakan 31 orang,Fakultas Teknologi Inform...

Dorong Kemajuan Ekonomi Pesantren, APIK dan Unisba Blitar Gelar Semiloka
2018-12-04

Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK) dan Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, menggelar Semiloka Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Pesantren, Rabu (14/11/2018), di Kampus I Unisba, Jalan M...

Seminar Multikultural Unisba Blitar, Pegiat Budaya Kanada Beri Inspirasi Mahasiswa untuk Menulis
2018-12-03

Pegiat budaya dari Kanada Nick Walker kembali jadi pembicara di Seminar “Exploring Culture And Literature” yang digelar Pusat Bahasa Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, Kamis (29/1...

Ikuti Kemah Tani, Mahasiswa Unisba Blitar Siap Sebarkan Abu Padi ke Nusantara
2018-12-02

Perwakilan mahasiswa Program Studi Agroteknologi/Agroekoteknologi Fakultas Pertanian se-Indonesia yang tergabung dalam Formatani berkumpul di Kampus Tegalboto, Universitas Jember. Mereka melaksanakan ...

Laksanakan Pesan Sang Proklamator, Perpus Bung Karno dan Unisba Blitar Gelar Sosialisasi Nasionalism
2018-12-01

Guna meningkatkan wawasan kebangsaan, bela negara, dan nasionalisme, Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar mengg...