UNIVERSITAS ISLAM BALITAR
BERITA
Laksanakan Pesan Sang Proklamator, Perpus Bung Karno dan Unisba Blitar Gelar Sosialisasi Nasionalism
2018-12-01



Guna meningkatkan wawasan kebangsaan, bela negara, dan nasionalisme, Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar menggelar sosialisasi penanaman ideologi nasionalisme kepada mahasiswa.

Acara yang mengambil tempat di aula Perpustakaan Proklamator Bung Karno, Rabu (17/10/2018), itu diikuti oleh sekitar 200 mahasiswa Fisipol Unisba Blitar dari semester 1 dan semester 3. Acara yang dibagi dalam dua sesi tersebut menghadirkan narasumber Dr Suyatno (kepala Perpustakaan Proklamator Bung Karno), Drs Hery Basuki MM (dekan Fisipol Unisba Blitar), Dra Lanti Sukmarini, MM (kabid pengembangan dan pelestarian bahan pustaka), serta Nurny Syam (lustakawan madya).

Kepala Perpustakaan Proklamator Bung Karno Dr Suyatno mengatakan, kegiatan ini digelar dalam rangka melaksanakan pesan Presiden Pertama RI Ir Soekarno (Bung Karno). Sebagaimana pernah dikatakan Bung Karno, “Kita mendirikan bangsa ini, mendirikan negara ini, dalam rangka untuk mencapai suatu tujuan dari revolusi Indonesia."“Dalam mendirikan negara itu pasti ada gangguan-gangguan, dalam arti subversi-subversi. Kalau subversi ekonomi mudah diatasi, kalau subversi militer gampang diatasi. Tapi kalau sudah subversi mental, subversi ideologi, maka tanah air yang akan tersubversi. Jika tanah air tersubversi. maka tinggal ambruknya negara ini. Maka dari itu, Bung Karno berpesan, yang rentan dan subur dari pengaruh subversi itu adalah mahasiswa. Maka mahasiswa itu harus betul-betul digarap supaya sesuai dengan tujuan revolusi dan ideologi negara Indonesia,” ucap Suyatno.

Menurut dia, penanaman, penghayatan dan pemahaman terhadap nasionalisme harus terus digelorakan. Karena dewasa ini akibat dari pesatnya teknologi, kelompok rentan subversi tidak lagi hanya mahasiswa. Tapi juga pelajar tingkat SMA, SMP, SD hingga TK termasuk dalam kelompok rentan subversi.

“Penanaman, penghayatan dan pemahaman harus digelorakan, khususnya tentang konsep-konsep perjuangan Soekarno dalam membangun negeri ini. Terutama nasionalisme Indonesia, sejarah revolusi Indonesia, sejarah pergerakan perjuangan Indonesia dan yang lebih utama lagi supaya mengerti biografi pemimpin-pemimpin bangsa ini. Jangan sampai kita putus sejarah,”
“Blitar harus punya pembeda dari daerah lain. Pembedanya apa?, disini (Blitar) kental nasionalismenya.

Terutama dimana kalau kita ingin mencari nasionalisme di Blitar?, ya di Unisba. Karena di Blitar ada Universitas dan disitu ada Fakultas Sospol. Jadi kita usulkan, branding-nya Kabupaten dan Kota Blitar serta Unisba ada disitu, nasionalisme kental yang tidak ada di daerah lain,” tandasnya.

Sementara itu Dekan Fisipol Unisba Blitar Hery Basuki, di kesempatan ini menyampaikan, kegiatan ini bertujuan menanamkan nasionalisme kepada generasi muda. Tak dapat dipungkiri, dewasa ini di era globalisasi dan revolusi industry generasi keempat berimbas pada lunturnya nasionalisme di kalangan pemuda Indonesia.

“Globalisasi dan pesatnya teknologi informasi berimbas pada banyak tantangan. Salah satunya hiruk pikuk politik yang kian memanas jelang lemilu dan Pilpres 2019, hal merupakan ujian politik dalam negeri,” papar Hery Basuki.

Dalam kegiatan ini, mantan anggota DPRD Kabupaten Blitar itu menyampaikan materi penaman nasionalisme menuju dinamika tahun politik 2018. Menurut dia, memasuki tahun politik ini muncul hiruk pikuk dan isu-isu yang dikembangkan oleh para politisi untuk memobolisasi massa pendukung.
“Masa kampanye pemilu kali ini bila kita bandingkan dengan masa kampanye pemilu sebelumnya jelas sangat berbeda. Saat ini sangat panjang, masa kampanye selama 6 bulan. Dan kampanye sekarang sudah dimulai dengan perah hoax antar tim sukses maupun para kandidat calon-calon legislative. Meskipun para calon presiden telah menunjukkan kebesaran jiwa sebagai calon kepala Negara. Dan memasuki masa suksesi ini nampaknya semua pihak ingin memanfaatkan momentum yang barangkali haris diwaspadai akan mengancam rasa kebangsaan kita,” tandasnya.

Ditegaskan, menyikapi fenomena ini pihaknya berpesan kepada mahasiswa untuk dapat berpikir kritis. Sebab, mahasiswa sebagai pemilih pemula menjadi sasaran strategis kelompok kepentingan.

“Mahasiswa rentan sekali terkena pengaruh-pengaruh yang kurang positif. Terlebih saat ini yang dikedepankan adalah pemanfaatan media sosial. Mahasiswa harus bijak dan cerdas menggunakan media sosial. Saat ini jangankan mahasiswa, aktivis selevel Ratna Sarumpaet saja membuat kabar hoax dan membuat gaduh Negara. Dan saya yakin dinamika ini akan terus berkembang,”
gateway
 GATEWAY
Ingin mengetahui lebih dalam tentang Universitas Islam Balitar?
  • Pendaftaran Online
  • Direktori Dosen
  • Direktori Staff
  • Mahasiswa
  • Alumni
  • Orang Tua
  • Pengunjung
  • Downloads
NEWS
Unisba Blitar Gelar Yudisium, Rektor Berharap Lulusan Punya Mimpi Besar Bangun Negara
2018-12-05

Peserta yang mengikuti prosesi yudisium sebanyak 425 orang dari 8 fakultas. Masing-masing Fakultas Teknik 18 orang, Fakultas Pertanian 26 orang, Fakultas Peternakan 31 orang,Fakultas Teknologi Inform...

Dorong Kemajuan Ekonomi Pesantren, APIK dan Unisba Blitar Gelar Semiloka
2018-12-04

Asosiasi Pesantren Indonesia Kreatif (APIK) dan Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, menggelar Semiloka Ekonomi Kreatif Dalam Perspektif Pesantren, Rabu (14/11/2018), di Kampus I Unisba, Jalan M...

Seminar Multikultural Unisba Blitar, Pegiat Budaya Kanada Beri Inspirasi Mahasiswa untuk Menulis
2018-12-03

Pegiat budaya dari Kanada Nick Walker kembali jadi pembicara di Seminar “Exploring Culture And Literature” yang digelar Pusat Bahasa Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar, Kamis (29/1...

Ikuti Kemah Tani, Mahasiswa Unisba Blitar Siap Sebarkan Abu Padi ke Nusantara
2018-12-02

Perwakilan mahasiswa Program Studi Agroteknologi/Agroekoteknologi Fakultas Pertanian se-Indonesia yang tergabung dalam Formatani berkumpul di Kampus Tegalboto, Universitas Jember. Mereka melaksanakan ...

Laksanakan Pesan Sang Proklamator, Perpus Bung Karno dan Unisba Blitar Gelar Sosialisasi Nasionalism
2018-12-01

Guna meningkatkan wawasan kebangsaan, bela negara, dan nasionalisme, Perpustakaan Proklamator Bung Karno dan Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisipol) Universitas Islam Balitar (Unisba) Blitar mengg...